Cara Agar Jendela Aluminium Rumah Anda Terhindar Dari Penyok Dan Kerusakan

Kusen merupakan material bangunan yang digunakan sebagai tempat meletakkan jendela maupun daun pintu pada rumah. Penggunaan kusen dari aluminium mulai banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Kemudahan dan harga kusen cenderung lebih murah dibandingkan dengan kusen yang terbuat dari kayu. Jendela aluminium biasanya memiliki keunggulan dari segi bentuk dan warna yang mengkilap.

Penggunaan kayu pada beberapa bangunan memang mulai ditinggalkan. Banyak alasan yangmelatarbelakangi tindakan tersebut. Alasan ingin mengurangi konsumsi kayu dan melindungi bumi menjadi alasan paling positif dan patut di apresiasi. Sebagai gantinya, masyarakat beralih pada kusen aluminium. Kusen aluminium bukan tanpa kekurangan. Setiap benda pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Salah satu kekurangan yang sering dikeluhkan masyarakat terkait jendela aluminium adalah penyok. Mencegah lebih baik dari pada mengatasi. Oleh karena itu sebaiknya lakukan beberapa cara agar kusen atau jendela tidak mengalami kerusakan. Apabila sudah penyok, cara lain yang harus dilakukan adalah menggantinya. Berikut ini cara yang dapat dilakukan agar kusen tidak mengalami penyok dan semacamnya.

Letakkan di Atas Material Lain

Langkah awal yang perlu diperhatikan adalah tempat peletakkan. Harga kusen aluminium memang tidak semahal kusen kayu. Tapi kalau harus menggantinya sebelum dipasang tetap saja merugikan. Oleh karena itu perhatikan tempat meletakkan material yang satu ini. Kusen aluminium memiliki bobot yang terbilang ringan. Membuat kusen tertindih benda lain adalah sebuah kesalahan.

Ketika membangun sebuah rumah pasti akan banyak tumpukan material disana-sini. Pekerja kadang teledor pada saat menurunkan dan meletakkan kusen. Kusen ditumpuk dengan material lain yang lebih berat. Tertindih terlalu lama membuat kusen menjadi penyok dan tidak bisa digunakan. Sebaiknya kusen diletakkan pada tempat khusus agar tidak tercampur dengan material lain.

Pemasangan Skrup

Kusen aluminium dipasang dengan menggunakan skrup. Skrup digunakan agar kusen dapat terpasang dengan kuat dan sempurna. Pada kusen kayu, pemasangan dapat dilakukan dengan menggunakan paku. Tingga hantam sekuat tenaga maka paku masuk dengan sempurna. Tapi kalau cara ini diaplikasikan pada kusen, jelas bukan sempurna yang dialami. Penyok dan kerusakan lain yang justru terjadi.

Pemasangan skrup biasanya dilakukan dengan menggunakan bantuan alat khusus. Skrup diputar perlahan sama terpasang sempurna. Kurang berhati-hati biasanya akan membuat kusen pentok pada bagian yang dikaitkan. Sekrup terlalu masuk kedalam dan membentuk cekungan disekitar lubang.

Sebaiknya jangan buru-buru dan tergesa-gesa. Sebaik-baik pekerjaan adalah pekerjaan yang dilakukan dengan ketelitian dan kesabaran. Pekerjaan rapi dan tidak banyak cacat. Putarlah sekrup dengan seksama dan jangan ditekan. Biarkan sekrup berputar dengan sendirinya sampai masuk semua.

Hindari Benturan Dengan Barang Keras

Benturan dengan beberapa barang dapat memicu perubahan bentuk kusen. Kusen jendela mengalami benturan dengan lemari atau tertabrak benda keras lain. Bisa dipastikan kusen akan mengalami penyok. Kusen aluminium memang tidak sepadat kayu. Terdapat bagian kosong yang menjadi pemicu terjadinya kepenyokan. Sebaiknya hindari atau jauhkan benda yang dapat membuat kusen penyok.

Mencegah adalah kegiatan mulia. Kesalahan tidak dialami. Kuncinya adalah tekun dan teliti terhadap berbagai kemungkinan. Perawatan secara terus menerus juga mampu membuat perabotan didalam rumah tetap awet dan tahan lama. Hal yang sama juga seharusnya dilakukan pada kusen yang terbuat dari aluminium. Hindari kusen mengalami penyok agar tidak perlu menggantinya dengan material baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *