Mau Tahu Seperti Apa Desain Kafe dengan Konsep Industrial? Ini Nih Desainnya

Semakin berkembangnya usaha kafe atau coffee shop, membuat banyak pemilik usaha mencari cara supaya cafenya tetap ramai dikunjungi. Salah satu caranya adalah dengan membuat konsep unik dan memiliki tampilan keren, yang bisa menarik minat customer agar datang ke tempatnya. Apalagi di era sosial media seperti saat ini, banyak orang yang tertarik dengan kafe instagrammable supaya bisa berfoto-foto.

Nah, konsep kafe yang saat ini begitu tren misalnya saja konsep vintage, shabby chic, minimalis, hingga konsep kontemporer. Bahkan, ada juga konsep industrial yang menekankan kesan strong dan maskulin dalam desain interiornya. Konsep ini bisa didapatkan dari pemilihan warna, material, meja kursi, hingga penggunaan pintu aluminium kamar mandi. Bagi anda yang tertarik untuk menjajal konsep industrial, ada beberapa aspek yang perlu anda ketahui seputar desainnya. Hal ini bisa menguatkan ciri industrial pada bisnis kafe anda.

Desain Kafe dengan Konsep Industrial

Sebelum mulai untuk membuat kafe dengan desain industrial, sebaiknya perhatikan berbagai hal penting terkait desain kafe industrial berikut ini.

1. Desain langit – langit yang terekspos

Desain Kafe Konsep Industrial

Desain pertama yang menampilkan ciri dari kafe industrial adalah material langit – langitnya yang terekspos. Anda bisa menggunakan material kerangka ataupun pipa besi, yang dibiarkan terlihat tanpa penutup plafon.

2. Kombinasi material logam dan kayu

Desain Kafe Konsep Industrial

Untuk memperkuat gaya industrial, perkuatlah nuansa strong nya dengan kombinasi material kayu dan metal di beberapa bagian. Nuansa ini bisa anda dapatkan lewat penggunaan meja ataupun kursi dengan permukaan kayu, serta kaki kakinya yang dibuat dari bahan besi. Material logam juga bisa ditampilkan dari hiasan lampu, perabotan, ataupun rak hias.

3. Pemilihan warna netral

Desain Kafe Konsep Industrial

Warna yang kerap digunakan untuk gaya industrial adalah warna hitam, cokelat, krem, ataupun abu abu. Berikan keseimbangan warna di setiap desain dan dekorasi yang anda gunakan. Misalnya saja menggunakan warna beton pada lantai, serta kombinasi warna abu -abu pada beberapa dekorasinya.

4. Menggunakan furniture dan dekorasi bernuansa vintage

Desain Kafe Konsep Industrial

Ciri pertama yang bisa dilihat dari desain industrial, adalah pemilihan furnitur dan dekorasi vintage pada interiornya. Nuansa vintage ini bisa anda dapatkan dari pemilihan warna perabot seperti sofa krem ataupun beige, serta pemilihan furnitur dengan model vintage. Anda juga bisa menggunakan pintu aluminium kamar mandi ataupun pintu kayu untuk menambah kesan vintage nya.

5. Pemasangan dinding dan lantai yang unfinished

Desain Kafe Konsep Industrial

Menggunakan dinding dan lantai dengan finishing, tentu sudah sering anda jumpai dalam berbagai bangunan termasuk kafe modern. Namun jika anda ingin menerapkan konsep industrial, anda tak perlu melakukan finishing pada interiornya. Misalkan saja dengan dengan menerapkan penggunaan wallpaper dinding ataupun cat warna, untuk memberikan sentuhan mewah. Cukup biarkan interior cafe anda menampilkan material asli dari lantain dan dindingnya. Atau jika anda berencana untuk memberikan lapisan finishing, sebaiknya pilihlah warna yang mencerminkan warna asli dari material tersebut.

6.Perabotan yang unik

Desain Kafe Konsep Industrial

Salah satu hal yang bikin konsep industrial begitu unik dan anti mainstream, adalah penggunaan perabotannya yang unik. Perabotan ini bisa anda dapatkan dari barang barang bekas, ataupun barang yang bernuansa lama. Misalnya saja penggunaan hiasan keranjang dari kayu, meja dari mesin jahit,  ataupun penggunaan kursi dari box kayu. Anda juga bisa menambahkan hiasan seperti gantungan huruf di bagian pintu utama ataupun pintu aluminium kaca kamar mandi. Contohnya menggunakan hiasan huruf dengan tulisan nama kafe atau nama ruangan, seperti dapur dan toilet.

Nah, demikianlah tadi 6 desain konsep industrial yang bisa diterapkan untuk tampilan interior kafe anda. Jangan lupa untuk mengombinasikan masing-masing aspek dekorasi, supaya tampilannya lebih match dan seimbang.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *