Dijamin Anti Bocor! Ini Dia Cara Tepat Cegah Kebocoran Gedung dan Hunian Anda

Masalah yang tidak bisa dihindarkan oleh sebagian besar masyarakat pada huniannya adalah kebocoran, terlebih ketika musim penghujan tiba. Dari rumah minimalis sampai megah sekalipun, akan ada masanya mengalami kebocoran. Selain umur bangunan atau atap yang sudah tua, rupanya bocor ini bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti proses pembangunan yang kurang optimal. Meskipun kebocoran ini sulit dihindarkan, namun Anda tetap bisa mencegahnya dengan melakukan tips berikut!

Cek Konstruksi Atap

 

Cek Konstruksi Atap

Ketika membangun sebuah gedung, ada baiknya pastikan terlebih dahulu bahwa semua bagian konstruksi sudah layak. Seperti yang diketahui, proses pembangunan ini tidak bisa dilakukan dengan cara instan. Perlu tahapan dan proses berkala agar bangunan bisa berdiri kokoh tanpa kendala. Saat pembangunan dilakukan dengan optimal, maka hasil yang didapat pun sesempurna keinginan.

Sebuah gedung memang tidak bisa terlepas dari kebocoran. Namun, kebocoran itu bisa dicegah jika pemasangan kontruksi atap dilakukan dengan tepat. Sebelum melakukan tahap finishing untuk pemasangan plafon, ada baiknya cek terlebih dahulu apakah ada kebocoran atau tidak. Jika atap dicor, maka pastikan permukaan coran rata. Pastikan juga prosesnya tepat dan sesuai standar, termasuk tahap waterproofing agar lebih maksimal.

Penggunaan Rangka Plafon dan Kemiringan Atap yang Tepat

 

Rangka Plafon dan Kemiringan Atap yang Tepat

Tak hanya mengecek kondisi permukaan atap, pemasangan rangka atap pun adalah cara paling mendasar untuk menghindari kebocoran nantinya. Semakin baik dan tepat rangka yang digunakan, semakin terhindar kebocoran datar. Sesuaikan juga rangka plafon yang digunakan dengan beban atap yang ada. Hal itu demi mencegah hal yang tidak diinginkan.

Selain itu, masalah kemiringan atap pun perlu diperhatikan. Untuk atap sendiri, sebaiknya hindari permukaan yang terlalu landai dan terlalu miring. Buat kemiringan dengan batas antara 25-40 derajat Celcius. Hal ini mampu menghindari terpaan angin kencang beserta menangkal aliran air hujan yang deras. Pun jika tidak terlalu miring, bisa mencegah genteng merosot sehingga permukaan dan posisinya tetap konstan.

Gunakan Pelapis Waterproofing

Pelapis Waterproofing

 

Jika proses dasar termasuk pembuatan konstruksi atap sudah dilakukan dengan tepat, maka tidak bisa menghindarkan kebocoran begitu saja. Kadangkala, meskipun rangka beserta pembangunan sudah tepat, seiring berjalannya waktu atap pun tetap mengalami kebocoran. Saat sampai pada plafon, maka merembeslah airnya masuk ke dalam ruangan.

Ada salah satu cara penting untuk mencegah hal tersebut, khususnya bagi bangunan besar. Yaitu dengan menambahkan lapisan waterproofing membrane. Merupakan sebuah pelapis konstruksi atap yang kedap atau tahan terhadap air.  Pengaplikasian pelapis ini dilakukan dengan cara dibakar sehingga lebih tahan dan maksimal. Bahkan kelembapannya pun lebih terjaga sehingga kemungkinan bocor akan sangat sedikit.

Pilih Plafon yang Tepat

 

Plafon yang Tepat

Adapun tips atau cara mencegah kebocoran lainnya setelah beberapa proses sudah dilewati. Cara terakhir adalah dengan memilih plafon yang tepat. Bagaimana pun, jenis plafon bisa berpengaruh pada besar atau tidaknya kemungkinan atap menjadi bocor. Untuk menghindari kebocoran, tentu lebaih baik Anda memilih jenis plafon yang tepat. Kebanyakan, masyarakat lebih senang memilih plafon gypsum.

Meskipun plafon ini tidak sepenuhnya kedap air, namun ada juga beberapa plafon gypsum yang dirangkai dengan anti air sehingga mencegah rembesan air masuk ke ruangan. Terlebih dengan dilakukan waterproofing di bagian permukaannya, tentu kebocoran pun bisa sangat mungkin dihindari.

Namun terlepas dari beberapa cara dan tips tersebut, yang paling penting adalah pengecekan secara berkala kondisi atap Anda. Meskipun Anda sudah melapisinya dengan apapun, jika tidak dijaga dan tidak dicek, bisa jadi kebocoran akan terjadi tanpa sepengetahuan. Kebocoran bisa disebabkan karena hal kecil, itulah mengapa rutin cek bisa meminimalisir risiko kebocoran parah karena sudah diantisipasi terlebih dahulu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *