Langkah yang Harus Dilakukan untuk Persiapan Instalasi Lift

Lift merupakan alat yang dapat membantu mengangkut orang dari bawah ke atas dan sebaliknya atau dapat dikatan sebagai alat transportasi vertikal. Lift dapat menyingkat waktu perjalanan seseorang menuju lantai yang dituju dengan cepat bila dibandingkan dengan menggunakan tangga, untuk itu keberadaan lift sangat dibutuhkan terutama pada bangunan atau gedung pencakar langit yang memiliki lantai cukup tinggi atau lebih dari empat lantai.

Persiapan instalasi lift dalam gedung sebaiknya menggunakan jasa kontraktor mekanikal elektrikal yang sudah berpengalaman.

Pada mulanya lift ditarik menggunakan tali agar dapat bergerak ke atas dan ke bawah, tetapi seiring dengan perkembangan zaman, kini lift sudah menggunakan tenaga listrik untuk memudahkan lift bergerak. Kini lift menjadi hal yang umum ditemui, tak hanya pada gedung-gedung pencakar langit, beberapa rumah mewah juga menggunakan lift untuk memudahkan mereka beraktivitas setiap hari.

Lift dapat dipasangkan setelah Anda mempersiapkan semuanya seperti ruang luncur, kabin, mesin, pengaman, serta SLO atau Sertifikat Laik Operasi yang dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan seperti kebakaran yang dapat memberikan kerugian cukup besar. Jangan lupa juga untuk memilih jasa kontraktor ME berpengalaman agar pekerjaan instalasi lift lebih aman dan lancar. Lalu, apa saja langkah yang harus dilakukan untuk persiapan instalasi lift? Berikut beberapa langkah yang perlu Anda lakukan saat ingin memasang lift di gedung atau rumah:

  • Gambar Pemasangan

Setelah ruang luncur disiapkan, sekarang saatnya Anda membuat gambar pemasangan . Gambar pemasangan ini dapat menjadi acuan untuk membuat kontur bangunan antar lantai memiliki kemiripan yang sempurna agar pemasangan lift tidak terkendala dan tidak mengakibatkan kecelakaan yang fatal di kemudian hari.

  • Template

Template dibuat untuk dijadikan acuan menentukan titik lot atau tali lining, lot biasanya dibuat mulai dari enam sampai tujuh. Lot nantinya akan digunakan sebagai acuan untuk memasang komponen lift seperti rel sangkar, rel counterweight, dan juga pintu. Pembuatan lot juga diseseuaikan dengan kebutuhan para mekanik yang menanganinya, untuk itu pilihlah kontraktor mekanikal ekeltrikal yang sudah berpengalaman dalam instalasi lift.

  • Pemasangan

Sebelum memasang rel kabin dan rel counterweight, Anda harus menarik tali lining terlebih dahulu agar tali benar-benar lurus. Setelah itu barulah dapat memasang rel kabin dan rel counterweight. Rel kabin dapat dipasang tiap jarak 2,5 meter di sisi kanan dan kiri ruang kabin, namun semakin pendek jarak rel kabin maka akan semakin kuat. Sedangkan rel counterweight memiliki dua tipe pemasangan yaitu di belakang kabin dan juga dapat dipasang pada bagian kanan dan kiri kabin. Untuk memasang rel ini sebaiknya dimulai dari bawah ke atas, bukan sebaliknya.

  • Pemasangan Pintu

Setelah rel terpasang sempurna, sekarang saatnya Anda memasangkan pintu. Pertama yang harus dipasang adalah sill pintu luar, kemudian hanger pintu, dan terakhir pemasangan daun pintu. Lagi-lagi pemasangan pintu ini harus disesuaikan dengan lot yang sudah dibuat. Pemasangan pintu juga harus dimulai dari lantai paling bawah menuju lantai atas.

  • Pemasangan Mesin dan Kabin

Setelah itu mesin dipasangkan pada ruang mesin dengan melewati lubang ruang luncur menggunakan chainblock yang digandungkan pada hook. Sehabis mesin terpasang, barulah Anda dapat memasangkan kabin. Pasang semua komponen kabin sesuai fungsinya seperti bottom chanal, guide shoe, safety block, dan top chanal. Ketika semua komponen sudah terpasang, barulah Anda dapat memasangkan frame dan dinding kabin, serta atap kabin. Agar tak terjadi kesalahan dalam instalasi lift, sebaiknya Anda mencari kontraktor ME yang berpengalaman.

Ketika semua komponen penting terpasang, barulah Anda dapat memasang komponen pendukung lainnya agar lift siap untuk digunakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *