Perhatikan Baik-Baik!! Begini Penggunaan Konsep Open Plan Office yang Tepat

Memiliki desain ruangan kantor yang nyaman dan efektif, siapa yang tak menginginkannya? Baik perusahaan maupun karyawan tentu menginginkan desain ruangan kerja yang nyaman dan efektif agar dapat berujung pada kinerja dan loyalitas karyawan yang meningkat. Ada banyak cara yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah membuat desain ruangan kerja yang ‘tepat’.

Salah satu desain ruangan kerja yang bisa diadopsi di kantor adalah dengan menggunakan konsep open plan office. Sebetulnya konsep ini menuai banyak pro dan kontra bagi para karyawan. Akan tetapi apabila perusahaan mendesain ruangan kerja open plan ini dengan tepat, tentu tak akan menuai kontra.

Tips Mengaplikasikan Open Plan di Kantor

1. Tata Ruang Berdasarkan Department

Open plan office memungkinkan karyawan dapat berkomunikasi dengan karyawan lainnya karena ruangan ini berkonsep ‘terbuka’. Meski demikian, perusahaan harus memastikan bahwa ruang kerja karyawan ditetapkan berdasarkan department. Pasalnya hal ini memudahkan masing-masing department untuk mengkoordinasikan tugas-tugas department dengan baik. Dengan begitu akan menghindari atau setidaknya meminimalisir miss-communication. Department yang saling berhubungan juga sebaiknya ditempatkan berdekatan agar alur kerja lebih efisien.

2. Beri Jarak yang Cukup

Tata ruang open plan didesain dengan satu meja untuk 4 hingga 10 orang atau lebih. Karena tidak ada sekat atau bilik untuk memisahkan ruang kerja karyawan, maka berilah jarak yang cukup. Hal ini ditujukan agar karyawan bisa bernapas meski kanan kiri serta depan belakang diapit oleh karyawan lain. Dengan memberikan ruang atau jarak yang cukup juga akan membuat karyawan dapat bekerja lebih fokus dan efektif.

3. Desainlah Ruang dengan Tepat

Penggunaan konsep open plan office memang membutuhkan sedikit desain. Akan tetapi, perusahaan tetap harus memperhatikan desain yang tepat. Mulai dari wallpaper ruangan, penggunaan furniture seperti kursi dan meja, hingga pemilihan pencahayaan yang tepat. Baik secara sadar maupun tidak, ternyata pemilihan warna atau wallpaper dinding dan furniture yang digunakan dapat mempengaruhi kinerja karyawan. Maka dari itu, sebelum membangun ruangan kerja dengan konsep open plan, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu kepada jasa kontraktor interior kantor. Dengan begitu Anda akan mendapatkan hasil yang terbaik.

4. Pastikan Ruangan Memiliki Luas yang Cukup

Memilih konsep open plan office artinya Anda harus menyiapkan ruangan dengan luas yang cukup. Pasalnya, ruangan tersebut akan digunakan untuk beberapa karyawan. Jangan sampai ruangan yang dibuat dengan konsep open plan malah justru terkesan penuh dan sempit. Namun jika gedung yang telah Anda sewa memiliki ruangan yang luasnya terbatas maka Anda bisa mengakalinya dengan membatasi jumlah karyawan di ruangan tersebut.

Sebelum memutuskan untuk menggunakan konsep open plan di kantor, memang harus diperhatikan terlebih dahulu tips-tipsnya. Agar nantinya tidak menuai banyak kontra dan karyawan pun akan merasa nyaman bekerja di kantor Anda. Selain membaca tips-tips di atas, Anda juga bisa berkonsultasi secara langsung kepada jasa kontraktor interior kantor untuk membantu Anda dalam membangun tata ruang open plan office yang nyaman dan efektif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *