Kenali Tipe Brankas Tahan Api dan Air Sebelum Membeli

Brankas atau lemari besi merupakan peti pelindung dokumen dan harta berharga lainnya yang dirancang tahan terhadap api atau air. Dengan menggunakan brankas, dokumen yang berada di dalamnya dapat dipastikan tetap terjaga meski terjadi kebakaran atau bencana banjir. Lemari ini terbuat dari baja tebal anti karat yang dilindungi oleh isolasi berbahan khusus sehingga membuatnya seakan tak tersentuh api. Begitu tebalnya baja ini, hingga untuk ukuran brankas terkecil sekalipun paling tidak membutuhkan 2 orang dewasa untuk mengangkatnya.

Tipe Brankas

Secara umum, brankas yang beredar di pasaran dunia memiliki dua jenis yaitu brankas dengan sistem penguncian putar dan brankas dengan sistem penguncian digital. Kedua brankas ini memiliki keunggulan dan kekuarangan masing-masing dari segi penguncian dan pembukaan brankas. Tetapi secara kualitas bahan, semua brankas umumnya memiliki kekuatan yang sama.

Tipe Brankas Tahan Api dan Air

1. Brankas Putar

Brankas putar merupakan brankas dengan sistem bukaan dan kunciaan yang diputar. Brankas semacam ini menyerupai pintu kompartemen pada kapal. Brankas ini disebut-sebut sebagai jenis brankas yang paling tua dan telah digunakan sejak abad 18. Kunci kombinasi pada brankas ini berbentuk gigi roda putar dengan sensitifitas yang tinggi. Artinya, posisi dot dengan angka harus tepat, sedikit saja meleset dapat dipastikan pintu tak akan bisa dibuka. Keunggulan brankas model ini saat terjadi kebakaran atau terendam air, masih dapat dibuka. Sedangkan kekurangan brankas jenis ini terlalu berbahaya jika pemilik lupa terhadap kombinasi angka bukaan kunci. Sekali lupa, maka brankas akan abadi tertutup rapat.

Tipe Brankas Tahan Api dan Air

2. Brankas Gagang

Berbeda dengan brankas putar yang mengharuskan memutar pedal untuk membuka brankas, brankas ini cukup menggunakan gagang yang harus ditarik atau diayun ke bawah untuk membuka brankas. Sistem penguncian menggunakan cara yang sama berupa roda gigi putar dengan kombinasi yang sangat rumit. Kelebihan brankas tipe ini saat terpanggang api dan terendam air masih bisa dibuka sebagai akibat bentuk sistem penguncian yang manual. Kelemahan brankas ini sama dengan brankas putar, dimana saat pemilik lupa kunci kombinasi, maka brankas ini tidak bisa dibuka.

Tipe Brankas Tahan Api dan Air

3. Brankas Digital

Brankas digital merupakan brankas dengan sistem penguncian dan pembukaan yang menggunakan sistem digital. Sejumlah angka teronggok di depan kabinet sebagai kunci kombinasi, menyerupai panel PLN prabayar. Pemilik cukup menekan angka kombinasi untuk membukanya. Jika kombinasi benar, maka pintu brankas akan bisa dibuka, sedangkan jika kombinasi salah, pintu brankas tidak dapat dibuka. Kelebihan brankas jenis ini lebih mudah dalam pengoperasian, termasuk jika pemilik lupa terhdapap kombinasi angka, maka kunci dapat direset kembali. Kekurangan brankas jenis ini, walau tahan api dan air, sistem digitalisasi pada kunci dapat rusak sehingga pintu sulit dibuka.

Harga Brankas

Di pasaran, brankas dibanderol dengan harga berkisar Rp 200 ribu hingga Rp 30 juta. Brankas mini elektrik seukuran 2 kotak sepatu umumnya dihargai sekitar Rp 200 ribu, sedangkan brankas berukuran peti berkisar Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta. Brankas berukuran jumbo sebesar tiga kali lemari baju bisa dihargai Rp 30 juta. Semua harga ini tentu saja berhubungan dengan kebutuhan pemilik. Untuk mendapatkan harga terbaiknya silahkan kunjungi temtera.com

Bagi ibu rumah tangga dengan keperluan penyimpanan perhiasan, brankas berukuran mini sudah lebih dari cukup untuk menyelamatkan harta benda dari kehancuran atau pencurian. Sedangkan bagi pengusaha menengah bisa menggunakan brankasĀ  berukuran besar untuk menyimpan berbagai dokumen penting rumah tangga dan perusahaan sekaligus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *